Menyikapi Internet Sebagai Sumber Informasi

Suatu hari (kalau tidak salah hari Rabu), Guru Kimia saya di SMA memberikan beberapa soal untuk dikerjakan saat itu juga. Guru saya memberikan pertanyaan demi pertanyaan. Setelah selesai memberikan pertanyaan, saya dan teman-teman diberi waktu 45 menit untuk mengerjakan soal-soal tersebut. Salah satu soalnya adalah “Apa perbedaan pengolahan belerang dengan proses Frasch dan dengan proses Sicilia?
Kami sekelas membolak-balik buku paket kimia tetapi tak jua menemukan jawabannya. “Ah..soal apa ini? Gak ada jawabannya!” kata salah seorang teman saya. Kemudian teman saya menanyakan kepada guru. Beliau meminta kami untuk menggunakan internet sebagai referensi/sumber. Akhirnya kami semua mengeluarkan handphone dan mulai browsing.
Internet memang menyediakan banyak informasi. Dari yang gak penting hingga yang amat penting. Dari yang kuno hingga yang modern. Dari yang gratis hingga yang berbayar. Internet seakan menjadi sumber informasi utama di zaman global ini. Nah.. kalimat itulah yang ingin saya bahas.
Informasi di internet sangat beragam. Mulai dari informasi ala kadarnya hingga yang kompleks. Dari yang terpercaya hingga yang berbasa-basi. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mendapat informasi yang berbeda walaupun topik utamanya sama. Implikasinya, banyak penerima informasi yang bingung tentang keabsahan informasi yang didapat. Implikasi lebih jauh, bila ada penerima yang menerima informasi yang salah lalu mengaplikasikan informasi yang didapat begitu saja tanpa pikir panjang, hasilnya adalah kerusakan (penulis bingung ingin menggunakan kata apa, intinya sesuatu yang tidak baik). Jika hal ini terus berkelanjutan, maka Anda tahu sendiri apa yang akan terjadi.
Lalu, bagaimana seharusnya kita menyikapi internet sebagai sumber informasi? Apakah mutlak salah, mutlak benar, atau relatif?
Melihat banyaknya informasi yang beredar, ketidakpastian sumber/pemberi informasi, keberagaman opini, dan perbedaan kepentingan/motif, rasanya cukup bijak jika disematkan penilaian relatif terhadap informasi di internet. Mengapa? Pertama, Informasi di internet diunggah oleh pengguna internet (baca:manusia). Manusia adalah makhluk yang relatif. Bisa benar, bisa juga salah. Tidak ada manusia yang selalu benar.  Kedua, informasi merupakan sarana politik. Informasi dapat memengaruhi pikiran seseorang. Hampir bisa dipastikan kalau seringkali penerima informasi tidak menyadari kepentingan politik di balik beredarnya sebuah informasi. Ketiga, Belum ada pihak yang dapat memastikan kebenaran suatu informasi di internet. Beda halnya dengan buku yang harus diverifikasi terlebih dahulu sebelum beredar, informasi di internet belum memiliki sistem seperti itu.
Pertanyaan selanjutnya, jika informasi itu relatif, maka apakah penerima informasi tidak bisa memutuskan nilai kebenarannya? Tentu bisa. Bagaimana caranya? Berpikir obyektif! Ketika menerima suatu informasi, penerima harus mencermati dulu informasi tersebut. Harus diteliti dulu kebenarannya. Pada dasarnya, manusia memiliki otak yang dapat digunakan untuk mem-filter hal-hal yang diperoleh. Otak itulah yang dapat digunakan untuk menjaring dan menentukan nilai kebenaran dari suatu informasi. Oleh karena itu, bijak rasanya bagi pengguna internet untuk mencari tahu dulu nilai kebenaran suatu informasi yang didapat sebelum mengaplikasikannya.
Disadari atau tidak, melalui informasilah manusia bertindak. Jika sampai mereka mendapat informasi yang salah lalu begitu saja diaplikasikan, entah kerusakan apa saja yang akan terjadi. Sehingga, baik kiranya bagi kita semua untuk menyikapi informasi  dengan sikap obyektif. Manusia diciptakan bukan untuk membuat kerusakan di dunia tetapi untuk membuat keindahan di dunia ini.
Semoga tulisan saya bermanfaat. Amin.

Advertisements

8 responses to “Menyikapi Internet Sebagai Sumber Informasi

  1. hahaha,,, metode baru kayanya

  2. neesyalalalalo

    teruuusss? lha kok g diterusiin? waaaaahhh 😀 bikin penasaraan..

  3. @neesyalalalalo: diterusin apanya mbus?

  4. @Mario FL: thanks for comment

  5. neesyalalalalo

    ini loo baru full.. :O kemarin bersambung gitu 😀 g ada terusannya..
    keep blogging ndraa 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s