Monthly Archives: February 2014

Tak Akan Tertukar Rezekimu

Beberapa waktu lalu saya bertemu dengan teman lama saya. Berikut percakapan singkat kami. Saya (S), teman saya (N).
N: “Eh bro, gimana kabarnya?”
S: “Alhamdulillah, baik-baik aja. Kamu sendiri gimana?”
N: “Ya kayak gini-gini aja bro. Gimana kuliahnya? Masih serius?”
S: “Masih bro. Eh, tiga setengah apa empat bro?”
N: “Gak tau bro. Kayaknya sih empat. Mau langsung kerja apa lanjut?”
S: “Pengennya sih lanjut mumpung otak masih kuat tapi ya mikir-mikir dulu deh. Kamu?”
N: “Langsung kerja kayaknya. Udah gak sabar pengen cari uang sendiri.”
S: “Halah, paling-paling udah gak sabar pengen nikah. Hahaha”
N: “Hahaha. Tau aja bro.”
S: “Yaelah. Buru-buru amat. Santailah. Kamu calon aja belum punya apalagi mikirin nikah. Hahaha”
Dan kami pun tertawa bersama dan bercengkerama untuk sesaat kemudian. Oiya, yang dimaksud dengan tiga setengah atau empat itu rencana berapa lama (dalam tahun) kami bakal lulus dari almamater.

Di kesempatan lain, saya dan teman saya yang lain berbincang-bincang yang isi perbincangannya hampir sama. Saya (S), teman saya (K). Continue reading

Advertisements

Do You Still Believe in Friend(s)?

Beberapa kejadian akhir-akhir ini membuat saya teringat tentang suatu kisah yang pernah saya tahu di masa lalu. Nah, selagi ada kesempatan dan masih ingat, saya coba menuliskan apa yang saya ingat. Inti dari cerita yang akan saya tuliskan adalah kisah nyata. Tapi, saya memodifikasi isinya. Oiya, tulisan kali ini menggunakan pendekatan cerita dan nama-nama yang ada di dalamnya hanyalah nama samaran :D.

Cyan adalah anak yang rajin dan cukup cerdas. Prestasi di sekolahnya selalu bagus. Tidak jarang, teman-teman Cyan meminta bantuan kepada Cyan apabila kesulitan dalam pelajaran. Cyan dengan senang hati membantu teman-temannya.

Lain Cyan, lain pula Bisque. Bisque adalah anak penyendiri. Dia jarang berkumpul bersama teman-teman yang lain. Entah kenapa, Bisque sepertinya menjauh dari yang lain. Cyan dan teman-teman yang lain sudah pernah berusaha mengajak Bisque bergaul tapi Bisque kebanyakan mengelak. Continue reading