Monthly Archives: April 2014

Tribute to Yossy Marsunda Widyatama

Di pagi itu, nama seorang anak tiba-tiba tenar di sekolahku. Yossy. Begitulah teman-temanku menyebut anak itu. Teman-temanku membicarakan Yossy tiada hentinya. Aku jadi penasaran dengan anak ini. Usut punya usut, ternyata rumah anak ini seperumahan denganku. Bahkan, ibuku sering ke rumahnya untuk memotong rambut. Tapi, aku tak pernah sekalipun ke sana. Meskipun aku penasaran dengan anak ini, apa untungnya bagiku untuk ke rumahnya. Kujalani hari demi hari dengan tetap penasaran dengan anak ini.

Kini aku beranjak SMP. Tak disangka, Yossy bersekolah di tempat yang sama denganku. Tak disangka lagi, kami ditakdirkan untuk berada dalam satu kelas, kelas 7B. Rasa penasaranku yang masih belum hilang sejak dulu mulai memenuhi pikiranku. Kuperhatikan anak ini. Tampan, kulitnya putih sedikit kekuning-kuningan, tingginya selayaknya anak SMP, badannya cukup atletis, dan hidungnya mancung. Secara fisik, sangat cukup untuk membuat wanita tergila-gila kepadanya. Continue reading

Advertisements