Monthly Archives: December 2014

Cinta Tak Menunggu

Senja yang kulihat kali ini benar-benar berbeda dari sebelumnya. Matahari seakan mengucapkan selamat petang kepadaku yang sedang duduk di tepi pantai. DesirĀ  ombak melantunkan nada indah untuk menyambut sang malam. Kulambaikan tanganku sebagai tanda perpisahanku dengan matahari. Kusimpulkan senyumku sebagai tanda terima-kasihku kepada matahari.

Ya, sudah sepatutnya aku berterimakasih kepada matahari. Sinarnya membuatku bergerak. Sinarnya memberi kehidupan bagi pepohonan. Sinarnya membuat sang hewan tak lagi tersungkur letih.

Beberapa suara langkah kaki mendekat dari arah belakangku. Awalnya kuhiraukan apapun yang mendekat ke arahku. Aku hanya ingin menikmati tenggelamnya sang surya. Hingga akhirnya satu suara langkah kaki berhenti tepat disampingku. Aku percaya, perpisahan yang tak diucapkan, suatu saat akan bertemu lagi untuk membayar semua itu. Seorang gadis cantik telah duduk disampingku. Hesita, begitu aku biasa menyapanya. Continue reading

Advertisements